Berita Terbaru

Ketua Panitia Curhat Soal Fasilitas, Wakil Bupati Respon Tegas di Pembukaan BAM Futsal League II Halsel

Halsel – haluanmalut.com.  Pembukaan BAM Futsal League II berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Kegiatan yang digelar di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin, serta dihadiri Muhammad Irsyad Maulana Syah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Suhdah Kasuba, unsur Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia, Akbar Ruslan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak terhadap penyelenggaraan turnamen yang kini memasuki tahun kedua. Mengusung tema “My Game is Fair Play”, turnamen ini diikuti 48 tim yang siap berkompetisi menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.

Namun di balik semarak pembukaan, Akbar juga menyampaikan sejumlah harapan dan kegelisahan yang dirasakan para pegiat olahraga di Halsel. Ia menyoroti keterbatasan fasilitas olahraga yang dinilai belum memadai serta minimnya ruang pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan bakatnya.

“Ini merupakan kali kedua kegiatan serupa kami gelar. Melalui kesempatan ini, kami berharap adanya fasilitas olahraga yang memadai, bukan hanya untuk sepak bola dan futsal, tetapi juga cabang olahraga lainnya,” ujar Akbar.

Menurutnya, potensi atlet muda di Halsel sangat besar. Namun tanpa dukungan sarana dan prasarana yang representatif, potensi tersebut dikhawatirkan tidak berkembang secara maksimal. Ia berharap Pemerintah Daerah dapat mengambil langkah taktis untuk menampung aspirasi tersebut dan merealisasikannya secara bertahap.

Selain itu, Akbar juga menyampaikan harapan sederhana bagi panitia yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen. Ia berharap setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, panitia dapat memanfaatkan fasilitas wisata milik pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi dan pelepas penat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras panitia. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan Ketua Panitia menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah.

“Curhatan ini akan menjadi perhatian kami. Ke depan, kami akan berkomunikasi dengan dinas teknis terkait, termasuk KONI dan PSSI, untuk melihat langkah konkret dalam pengembangan olahraga di Halsel,” tegas Helmi.

Ia menambahkan, kegiatan seperti BAM Futsal League bukan sekadar turnamen, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif serta mampu menyalurkan energi dan bakatnya secara positif.

Senada dengan itu, Ketua Pemuda BAM, Maulana Syah, turut mengapresiasi dedikasi panitia. Ia menilai turnamen ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk nyata gerakan pemuda dalam membangun semangat perubahan.

“Bagi sebagian orang mungkin ini hanya turnamen futsal biasa. Namun bagi kami, ini adalah inisiatif menuju arah yang lebih baik. Kegiatan ini lahir dari pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran. Panitia telah membuktikan bahwa pemuda tidak perlu menunggu untuk mulai bekerja,” ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, BAM Futsal League II diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga di Halsel. Turnamen ini bukan hanya tentang kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang membangun karakter, solidaritas, dan masa depan generasi muda yang lebih cerah.

(Ay/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *