Berita Terbaru

DLH Halsel Dinilai Tak Becus, Tumpukan Sampah Busuk Depan SMA Negeri 1 Ganggu Aktivitas Siswa dan Warga

Halsel Haluanmalut com-Tumpukan sampah di depan SMA Negeri 1 Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, yang di biarkan menumpuk selama berhari-hari memicu keluhan dari warga dan pelajar. Bau busuk yang ditimbulkan dinilai sangat mengganggu aktivitas belajar dan kenyamanan lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halsel pun menjadi sorotan karena dinilai tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

Pantauan wartawan Haluanmalut.com, sampah yang menumpuk di lokasi tersebut sudah lima hari tidak diangkut. Aroma busuk yang menyengat menyelimuti kawasan sekolah dan jalan umum, bahkan hingga mengganggu para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di depan sekolah.

Salah seorang pedagang es yang akrab disapa Mas, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut. “Sudah lima hari sampah ini tidak diangkut. Bau busuknya luar biasa. Kami yang berjualan di sini jadi tidak nyaman. Tapi kami tetap harus berjualan karena ini sumber penghasilan kami,” ujar Mas, Kamis (16/5/2025).

Menurutnya, DLH seharusnya melakukan pengawasan secara rutin dan menempatkan petugas pengangkut sampah secara berkala, apalagi di area yang berdekatan dengan institusi pendidikan. Ia khawatir, jika dibiarkan terus, bau busuk dan kondisi lingkungan yang kumuh bisa berdampak pada kesehatan warga sekitar.

Keluhan juga datang dari para siswa SMA Negeri 1 Halsel. Salah satu perwakilan OSIS menyampaikan bahwa aktivitas belajar terganggu akibat bau yang sangat menyengat, terlebih saat jam istirahat.

“Setiap kali kami keluar kelas atau mau jajan, bau sampah sangat mengganggu. Rasanya tidak nyaman belajar dengan kondisi seperti ini,” ungkapnya.

Ia juga berharap DLH maupun pemerintah daerah bisa menyediakan fasilitas tempat sampah yang memadai, seperti bak sampah tertutup, atau setidaknya memindahkan lokasi pembuangan agar tidak berada persis di depan sekolah.

“Kalau bisa dibuatkan tempat khusus yang layak untuk pembuangan. Jangan seperti ini, sangat mengganggu kegiatan belajar kami,” tambahnya.

Masyarakat dan pelajar berharap DLH Halsel segera mengambil tindakan cepat untuk menyelesaikan persoalan ini. Persoalan kebersihan lingkungan, khususnya di area pendidikan, seharusnya menjadi prioritas utama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Keluhanya

(ongen)