GPM Halsel Nyatakan Dukungan Penuh untuk Aisya D. Kamarullah di Musda KNPI
Ketua GMP Halsel, Harmain Rusli.
Halsel – HaluanMalut – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Aisya D. Kamarullah dalam perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II KNPI Halsel, Senin (18/8/2025).
Pernyataan itu disampaikan usai rapat internal di sekretariat GPM Halsel, Minggu (17/8/2025).
Ketua GPM Halsel, Armain Rusli, menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk konsistensi perjuangan organisasi dalam mendorong lahirnya figur-figur perempuan progresif, visioner, dan mampu membawa perubahan nyata bagi pemuda di Bumi Saruma.
“Bagi kami, Aisya D. Kamarullah (Echa) adalah sosok perempuan yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan semangat juang yang mumpuni. Ia bukan hanya representasi kaum muda, tetapi juga simbol komitmen perempuan muda Halsel yang siap berkontribusi untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Menurut GPM Halsel, Musda KNPI kali ini merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi pemuda lintas organisasi. Dukungan terhadap Aisya dianggap sebagai langkah strategis untuk memastikan arah KNPI ke depan lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan perempuan.
“KNPI tidak boleh terjebak hanya sebagai wadah seremonial, tetapi harus benar-benar menjadi rumah besar pemuda. Aisya punya komitmen jelas ke arah itu, dan kami yakin ia mampu membuktikan kepemimpinannya,” tambah perwakilan GPM.
Semangat GPM Halsel ini semakin mempertegas peta kekuatan politik pemuda di Halsel. Sebelumnya, sejumlah organisasi kepemudaan lain juga telah menyatakan sikap serupa untuk bersama-sama mengawal kemenangan Aisya.
Dengan semakin solidnya dukungan, peluang Aisya D. Kamarullah untuk memimpin KNPI Halsel periode mendatang kian terbuka lebar. Meski begitu, dinamika Musda diperkirakan tetap berlangsung sengit mengingat adanya kandidat lain yang juga siap bertarung.
Bagi GPM Halsel, apapun hasil Musda nanti, perjuangan utama adalah memastikan pemuda Halsel tetap bersatu, kritis, dan produktif dalam mengawal pembangunan daerah.
“Kemenangan Aisya adalah kemenangan pemuda Halsel,” tutup Armain Rusli.
(Nengo)






