Alasan Ikuti Aturan Pihak Bandara Sultan Babullah, Sopir Pangkalan Area Bandara, Hampir Memukul Sopir Dari Luar
Oplus_16908288
Ternate – haluanmalut.com. Sejumlah pelaku usaha rental mobil di bandara sultan Babullah, kota Ternate Provinsi Maluku Utara, mengambil kebijakan larangan para pengantaran kendaraan mobil yang langsung masuk ke area Bandara. Kebijakan tersebut disebut-sebut sebagai peraturan resmi pihak bandara dan dinilai merugikan para sopir yang di luar dari rental bandara, (4/02/2026)
Larangan ini memicu ketegangan antara sopir mobil pangkalan bandara, dan juga sopir yang masuk ke dalam bandara, salah satu pengusaha rental mobil bernama Muhajir. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/02/2026) sore, saat Ajul, hendak mengantarkan kendaraan pesanan tamu ke bandara. Adu mulut tak terhindarkan, bahkan Muhajir mengaku sempat diserang dan hampir dikeroyok oleh oknum petugas bandara.
Kejadian bermula ketika pihak rental mobil mengantre untuk menyerahkan kendaraan sesuai permintaan tamu yang menginginkan mobil diterima langsung setibanya di bandara. Namun, kehadiran mereka dipersoalkan oleh pihak sopir pangkalan yang berada di dalam bandara
Menurut keterangan, Ajul, dirinya diminta untuk tidak lagi mengantarkan mobil rental ke area bandara. Dan para sopir bandara menyampaikan bahwa berdasarkan peraturan yang berlaku, kendaraan rental yang di luar dari bandara tidak diperbolehkan untuk diantarkan atau mengantae di area bandara. Penyerahan kendaraan, kata mereka, hanya diperbolehkan di hotel tempat tamu menginap.
“Kami sudah menjelaskan bahwa ini permintaan langsung dari tamu dengan sistem lepas kunci. Tapi pihak bandara tetap menegaskan bahwa hal tersebut tidak diperbolehkan dan harus mengikuti aturan yang ada,” ujar Ajul
Lebih lanjut, pihak sopir di dalam area bandara menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan yang terakhir kalinya diberi toleransi. Ke depan, tidak boleh lagi ada pengantaran maupun antrean mobil rental di area bandara. Mereka menyebut kebijakan itu sebagai aturan resmi dari pihak bandara dan tanpa pengecualian.
“Kalau memang ada aturan, seharusnya disosialisasikan secara resmi kepada seluruh pelaku usaha rental. Dengan begitu, kami bisa menyesuaikan sistem pelayanan kepada tamu,” tambah Ajul
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Bandara sultan Babullah belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi terkait aturan larangan pengantaran mobil rental langsung ke area bandara.
(Ay/Red)






