Berita Terbaru

Dendam Lama, Juru Bicara PT IWIP Diduga Gunakan Kata Tidak Pantas: Manajemen Diminta Bertindak

Malut – halunmalut.com. Sebuah dugaan pelanggaran etika kerja mencuat di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Desa Gamaf, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Seorang juru bicara perusahaan berinisial Dianto dilaporkan diduga mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada karyawan internal perusahaan.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, kata yang dipersoalkan adalah sebutan “anjing”, yang diduga ditujukan kepada karyawan yang tergabung dalam divisi grinding.

Ucapan tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap profesional serta berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan di lingkungan kerja.

Insiden tersebut disebut terjadi dalam konteks komunikasi internal perusahaan. Namun, sejumlah karyawan menilai penggunaan kata tersebut telah melampaui batas etika dan mencederai prinsip saling menghormati sesama pekerja.

Dugaan ini pun memicu keresahan di kalangan karyawan, khususnya di divisi yang terdampak langsung.

“Lingkungan kerja seharusnya dibangun atas dasar saling menghormati. Ini bukan hanya soal ucapan, tetapi menyangkut etika dan martabat pekerja,” ujar salah satu sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai salah satu kawasan industri nikel terbesar di Maluku Utara, PT IWIP mempekerjakan ribuan tenaga kerja dan diharapkan menerapkan standar tinggi dalam tata kelola perusahaan, termasuk dalam hal komunikasi dan perlindungan hak-hak karyawan.

Para karyawan berharap manajemen perusahaan, melalui Departemen Industrial Relations (IR) dan Human Resources (HR), dapat segera menindaklanjuti dugaan tersebut secara serius.

Langkah yang diharapkan meliputi klarifikasi, investigasi internal, serta tindakan tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap aturan dan etika kerja perusahaan.

“Kami berharap ada transparansi dan keadilan. Perusahaan harus memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tambah sumber tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT IWIP belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan kata tidak pantas oleh juru bicara perusahaan tersebut. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi guna menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *