Berita Terbaru

Demo di Halsel Ricuh, Dua Massa Alami Luka Serius

Massa aksi Cipayung-Plus di Halsel bentrok dengan aparat, dua orang peserta mengalami luka serius.

Aparat keamanan terlibat bentrok dengan massa aksi Cipayung-Plus di Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (3/9/2025). dua orang masa aksi mengalami luka serius.

HalselHaluanMalut – Aksi demonstrasi solidaritas Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung-Plus di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), yang terdiri dari HMI, GMKI, PMII, GMNI, GAMKI dan GPM, awalnya berjalan aman. Namun berujung ricuh dengan aparat keamanan, Rabu (3/9/2025).

Kericuhan diduga dipicu karena aparat dinilai menghalangi massa aksi menuju titik-titik tujuan seperti Kantor Bupati, Polres, Kejaksaan dan DPRD Halsel. Akibatnya, bentrokan antara aparat dan massa aksi pun tak terhindarkan.

Dua orang massa aksi dilaporkan mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala akibat dugaan pemukulan oleh aparat. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha untuk mendapatkan perawatan medis.

Aparat keamanan juga menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, membuat para pendemo berhamburan. Hal itu mendapat kecaman dari Koordinator Aksi, Sefnat Tagaku.

Menurutnya, tindakan represif aparat tidak bisa dibenarkan secara hukum. Ia meminta agar pelaku pemukulan segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dua orang massa aksi yang bermandikan darah, salah satunya perempuan. Ini masalah hukum. Saya minta Kapolres memerintahkan Propam memproses pelaku pemukulan,” tegas Sefnat.

Ia juga mengingatkan agar tindakan kekerasan tidak menjadi kebiasaan dalam setiap aksi mahasiswa.

“Aksi adalah hak kebebasan. Polisi bertugas mengawal, bukan menghalangi apalagi memukul,” tandasnya.

(Nengo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *