Berita Terbaru

Soroti Pelantikan 4 Kades dan Tuduh Komisi I Barter Politik, BARAH Sebut Munawir Kasuba Sepupu Bupati Bassam

Safri Nyong dan Ady Ngelo berorasi dalam aksi demonstrasi di depan DPRD Halmahera Selatan menolak pelantikan empat kepala desa oleh Bupati.

Safri Nyong dan Ady Ngelo dalam Aksi DPRD Halsel. (Foto: istimewa Haluan Malut)

Halsel – HaluanMalut – Aksi yang dilakukan Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH) bersama Perhimpunan Hukum dan Advokasi Indonesia (PHAI) digelar di Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Kamis (25/9/2025).

Aksi tersebut terkait pelantikan 4 Kepala Desa (Kades) oleh Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, meski sebelumnya Surat Keputusan (SK) keempat kades tersebut telah dibatalkan oleh putusan PTUN. Hal ini memicu demonstrasi besar yang menuntut sikap tegas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Massa aksi diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Halsel, Muslim Hi. Rakib, didampingi Ketua Komisi I, Hi. Munawir Kasuba, serta beberapa anggota DPRD lainnya.

Dalam hearing terbuka, muncul perbedaan pernyataan antara Munawir Kasuba dan Muslim Hi. Rakib. Munawir menegaskan bahwa Komisi I masih melakukan telaah terkait kisruh empat kades tersebut. Sementara itu, Muslim menekankan bahwa masalah ini harus segera dibawa ke unsur pimpinan DPRD agar dapat diputuskan melalui rapat pimpinan bersama fraksi, apakah akan dikeluarkan rekomendasi atau menggunakan Hak Angket.

Perbedaan sikap ini dinilai janggal oleh massa aksi. Presiden BARAH, Ady Ngelo, menuding adanya barter politik dalam tubuh Komisi I.

“Ini jelas-jelas barter politik. Ketua Komisi I Munawir Kasuba adalah sepupu dari Bupati Bassam Kasuba,” tegas Ady.

Senada, Ketua PHAI, Safri Nyong, SH, juga menyampaikan bahwa Komisi I sudah “masuk angin”. Namun, ia memberikan apresiasi kepada Wakil Ketua I DPRD atas sikapnya yang dinilai berintegritas.

“Kalau 10 orang saja anggota DPRD Halsel punya mental dan nurani seperti Wakil Ketua I, maka DPRD secara kelembagaan dipastikan terjamin integritasnya,” tutur Safri.

(Nengo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *